Senin, Oktober 08, 2012

Pentingnya Kewaspadaan akan Pencurian di Kos Mahasiswa


Mahasiswa yang mengambil studi di luar kota pastilah memilih menyewa tempat tinggal atau lebih lazim dikenal dengan kos, baik itu berjangka bulanan maupun tahunan. Kos merupakan kebutuhan utama mahasiswa luar kota untuk dapat bertahan di lingkungan baru tanpa pengawasan dari orang tua. Sangat mudah menemukan kos-kosan mahasiswa di daerah sekitar kampus seperti contohnya di daerah sekitar kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.
            Jangan gegabah dalam memilih kos untuk tempat tinggal sementara ini. Harus mempertimbangkan berbagai macam faktor yang penting untuk diperhatikan. Dan tentulah orang tua harus terjun langsung untuk mencari kos yang nyaman dan aman bagi anak. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan selain faktor harga yaitu faktor kebersihan, lingkungan, dan yang tak kalah utama adalah faktor keamanan.
            Dalam sebulan terakhir ini beberapa kos di daerah jalan Kabut dan jalan Halimun RT 01 RW 23 Jebres Surakarta disatroni maling yang meresahkan penghuninya. Laptop dan Hp raib, dan bahkan motor mahasiswa juga pernah hilang karena kurangnya kehati-hatian dari sang pemilik. kebanyakan kos mahasiswi lah yang menjadi target dalam pencurian ini. Bahkan di salah satu kos yang berada di Jalan Kabut pada hari Kamis (20/9) di satroni maling dengan membawa pisau dapur. Maling itu tidak berhasil tertangkap warga, yang tersisa hanya pisau yang menjadi barang bukti. Untunglah tidak ada korban, hanya saja maling itu berhasil membawa HP. Kejadian ini tentu saja menimbulkan trauma bagi mahasiswi.
            Ketua RT 01 RW 23 sering mengingatkan mahasiswa untuk berhati-hati dan terus waspada. Dia pun membentuk tim penjaga yang tersebar di beberapa titik di daerah belakang kampus UNS ini untuk memantau dan menjaga keamanan lingkungan. Namun, melihat seringnya pencurian di daerah ini bukan hanya ketua RT dan warga setempat yang terus memantau, namun juga mahasiswa harus terus hati-hati dan waspada dalam menjaga barang-barang mereka.
            Beberapa tips yang perlu untuk diperhatikan mahasiswa adalah:
1.      Jangan membiarkan pintu kos terbuka setelah masuk maupun keluar dari kos, biasakan selalu mengunci pintu maupun pagar.
2.      Para penghuni kos hendaknya memiliki kunci sendiri untuk pintu kos dan pintu gerbang agar pintu selalu tertutup.
3.      Jangan meninggalkan kendaraan terlalu lama dan tanpa pengawasan. Selalu kunci stang kendaraan walaupun hanya meninggalkan sebentar.
4.      Selalu kunci pintu kamar apabila akan pergi, walaupun hanya pergi ke kamar kecil.
5.      Dan jangan lupa untuk mengunci pintu kamar kembali apabila akan pergi tidur. Untuk menjaga keamanan saat sedang dalam keadaan tidur.
6.      Hendaknya ciptakaan rasa kekeluargaan antara penghuni kos. Agar terdapat rasa kekompakan dan tidak individualistis.
7.      Milikilah nomor HP atau telepon yang dapat dihubungi dari pemilik kos, ketua RT maupun penjaga keamanan sekitar untuk berjaga-jaga.
8.      Laporkan setiap orang yang dirasa mencurigakan yang ada di sekitar kos kepada pemilik kos, ketua RT maupun penjaga lingkungan di daerah kos berada.
9.      Dan yang pasti selalu berhati-hati dan tetap waspada di lingkungan baru tanpa pengawasan dan penjagaan dari orang tua.
10.  Tak lupa selalu berdoa apapun yang dilakukan agar mendapat perlindungan dari Tuhan.
Itulah tips-tips yang perlu untuk diperhatikan oleh setiap mahasiswa yang ngekos agar selalu berhati-hati dan terhindar hari kejahatan apapun bentuknya. Selalu waspada dan perhatian terhadap lingkungan yang sangat penting untuk dilakukan. Mengingat saat ini semakin maraknya kasus pencurian dan perampokan bahkan menggunakan senjata yang mengkhawatirkan mahasiswa selaku warga di tempat mereka berada. Fauziah Nurlina – Komunikasi UNS

2 komentar:

Arfi_Prasetya mengatakan...

waaaww . . semacam pengalaman

LPM VISI mengatakan...

iya sepertinya begitu ya sodara arfi hahaha